dgn berjalannya waktu jumlah anggota Jogja Outsider makin banyak dan kami memutuskan pindah markas di Kali Code,dimana disitu t4 yg nyaman utk kumpul sambil minum kopi bersama.
Seiring waktu berjalan,tak terasa genap 1th Jogja Outsiders bersama.Suka duka,pahit manis,benci cinta telah kita lewati bersama.dan di th pertama sejak terbentuknya komunitas Jogja Outsider maka kami memutuskan utk mengadakan regenerasi kepengurusan baru.setelah dgn banyak perundingan dan sbagainya dr masing2 anggota maka terpilihnya PERENK sbg ketua Jogja Outsider yg baru dan didampingi BUNCIZ di posisi Wakil ketua.diharapkan setelah regenerasi yg baru ini Jogja Outsider makin menuju langkah yg progresif.
Satu langkah lebih maju,kini kita bersyukur bisa mempunyai basecamp sendiri.basecamp yg nyaman,terhindar dr hujan dan dpt lbh leluasa utk menuangkan ide2 kreatif dr masing2 anggota.
di basecamp kami ini kalian2 sesama outsider dpt ikut serta menuangkan pikiran,tukar info,ide2 brilian.tidak terbatas di komunitas Jogja Outsider saja tp utk smua Outsider dimanapun kalian berada.
Akhir kata penutup,kami selaku anggota dan seluruh outsider ucapkan selamat kepada Perenk dan Bunciz yg telah dipilih menjadi ketua dan wakil yg baru.semoga kalian dpt mengerjakan tanggung jwab dan memegang kepercayaan yg telah diberikan anggota kpd kalian.
Yogyakarta,24 Januari 2009,
Best ReGards,
-Dewi'DeeLicious DJ'-
Diposkan oleh view_cand di 23:58 0 komentar
Label: Sejarah Outsider Jogja
Reaksi:
We Are The OutSIDer SID
June 4, 2009
Sedikit Profil Bangunnya Superman Is Dead!
Band yang terbentuk tahun 1995(baru umur 3 tahun saya) karena personil sebuah band heavy metal Thunder bernama Ari Astina aka Jerinx merasa bosan yang ingin mencari sesuatu yang baru dan juga drummer band new wave punk Diamond Clash Budi Sartika aka Bobby Cool juga sedang ingin berganti profesi tuk menjadi seorg gitaris dan vokalis. Secara kebetulan kedua pemuda ini Bertemu di Kuta bali. Pada saat itu posisi bass masih diisi oleh additional bassist bernama Ajuz.dan lagu Grenn day yang mengisi mereka di konser konser SID. namun tak lama kemudian,lewat seorg drug dealer…datanglah seorg bernama Eka Arsana aka Eka Rock….dan dia ini kebetulan sedang dlm pencarian identitas diri,oleh krn itu merasa tertarik dg visi dari kedua pemuda tersebut…maka resmilah eka bergabung dg Jerinx juga Bobby…Dan pada saat itu mrkpun mengambil nama dulu yang bernama Superman’s SilverGun di ubah menjadi SUPERMAN IS DEAD!
keseharian mereka ini tidak lepas sama alkohol!
Sampai kapan SID akan berdiri? ” Selama masih ada Alkohol”
dan Fans Superman is dead yang Bernama OutSIDer
We Are The OutSIDer!
Salah satu kebanggaan kami sebagai outsider.
batapa bangganya kami sebagai outsider, kususnya outsider ponorogo mendengar berita bahwa
Superman Is Dead manggung di 16 kota di Amerika, dalam rangkaian tour ‘From Bali With Rock’ dan ‘Warped Tour 2009′ pada 12 Juni hingga 9 Juli. Dua konser yang waktunya beruntun tersebut merupakan mimpi agung Superman Is Dead, selama ini (kata boby sang vokalis+gitaris)
“Ini pencapaian yang kami impikan sekaligus sebagai pijakan untuk membuka mata hati industri musik kita agar bersikap lebih fair terhadap seni musik alternatif,” kata Bobby.
Konser berlabel “From Bali With Rock” yang digalang oleh “event organizer” asal Philadelphia, Mastra Production, merupakan konser untuk mempromosikan Pulau Bali dan Indonesia pada umumnya kepada publik Amerika.
“Intinya kami akan mempromosikan Bali dan Indonesia pada khususnya sebagai tempat yang indah untuk dikunjungi dengan segala kerukunan dan keanekaragamannya,” kata Bobby.
Sedangkan dalam konser Vans Warped Tour, SID merupakan band Asia kedua yang mampu menembus salah satu festival musik terbesar di Amerika itu.
“Kami bangga menjadi band pertama di Indonesia dan band kedua di Asia yang mampu menghentak publik Amerika melalui festival itu,” kata pembetot bass SID, Eka Rock.
Sebelumnya, band asal Negeri Tirai Bambu, China, telah berhasil terlebih dahulu unjuk gigi dalam festival musik Amerika itu. Vans Warped Tour merupakan festival musik terbesar di Amerika yang menampilkan band-band independen, seperti NOFX, Green Day dan The Offspring.
Direktur Senior Artis dan Repertoar Sony BMG Indonesia, Jan Djuhana mengatakan Sony BMG bangga dengan prestasi SID di kancah internasional.
“SID menjadi kebanggaan karena mewakili Indonesia dalam pentas musik internasional dan disandingkan dengan band-band tenar seperti NOFX dan The Offspring,” katanya.
Sebanyak 16 kota di Amerika yang akan dikunjungi SID yaitu Philadelphia, Baltimore, New York, Seattle, Los Angeles, Pomona, San Fransisco, Ventura, Phoenix, Las Cruces, San Antonio, Houston, Dallas, Indianapolis, Pittsburgh, dan Cleveland
Baris Video
![]() | ![]() | ![]() | ![]() |








